USD/JPY Diperdagangkan Lebih Tinggi saat Yen Jepang Melemah di Tengah Inflasi dan Ketidakpastian Fiskal

  • Yen Jepang melemah seiring data inflasi Tokyo terbaru mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga jangka pendek di Jepang.
  • Kekhawatiran fiskal dan ketidakpastian politik membebani mata uang Jepang, meskipun kekhawatiran akan intervensi resmi masih ada.
  • Dolar AS menguat moderat, mendukung USD/JPY, meskipun keraguan seputar Federal Reserve membatasi potensi kenaikan.

USD/JPY diperdagangkan lebih tinggi di awal minggu dan berada di sekitar 155,60 pada hari Senin pada saat berita ini ditulis, naik 0,55% pada hari ini. Pergerakan ini mencerminkan pelemahan baru dalam Yen Jepang (JPY), yang dipicu oleh berkurangnya ekspektasi pengetatan moneter oleh Bank of Japan (BoJ), dikombinasikan dengan pemulihan moderat dalam Dolar AS (USD).

Yen Jepang tetap berada di bawah tekanan setelah rilis indikator inflasi yang lebih lemah dari yang diharapkan di Tokyo. Indeks Harga Konsumen (IHK) melambat tajam, menunjukkan meredanya tekanan inflasi yang mendasari dan mengurangi urgensi bagi Bank of Japan untuk menaikkan suku bunga dalam waktu dekat. Angka-angka ini memperkuat pandangan bahwa bank sentral akan tetap berhati-hati setelah normalisasi kebijakan terbarunya, dengan pasar kini mendorong probabilitas kenaikan suku bunga lainnya menuju musim semi.

Faktor politik juga menambah kerapuhan Yen Jepang. Proposal ekonomi ekspansif dari Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi, bersama dengan ketidakpastian seputar pemilihan mendadak yang dijadwalkan pada hari Minggu, telah menghidupkan kembali kekhawatiran tentang keberlanjutan fiskal. Para investor khawatir bahwa dukungan parlemen yang lebih kuat dapat mendorong pemotongan pajak lebih lanjut dan langkah-langkah stimulus tambahan, yang membebani kredibilitas fiskal Jepang.

Dalam lingkungan ini, penurunan Yen Jepang sebagian dibatasi oleh kekhawatiran akan intervensi resmi. Rumor tentang pemeriksaan suku bunga yang tidak biasa dan peringatan berulang dari Kementerian Keuangan terus menanamkan kehati-hatian di antara penjual JPY, membantu membatasi laju pelemahan untuk saat ini.

Selain itu, risiko geopolitik dan perdagangan global terus mendukung permintaan laten untuk aset-aset safe-haven, yang pada akhirnya dapat memberikan dukungan bagi Yen Jepang.

Di sisi AS, Dolar AS menerima dukungan moderat. Data makroekonomi terbaru, terutama rebound kuat dalam Indeks Manajer Pembelian (IMP) Manufaktur Institute for Supply Management (ISM) yang dirilis lebih awal pada hari ini, memperkuat persepsi tentang ekonomi AS yang tangguh. Hal ini memungkinkan Greenback untuk stabil setelah periode kelemahan, menawarkan dukungan tambahan bagi pasangan mata uang USD/JPY.

Harga Dolar AS Hari Ini

Tabel di bawah menunjukkan persentase perubahan Dolar AS (USD) terhadap mata uang utama yang terdaftar hari ini. Dolar AS adalah yang terkuat melawan Franc Swiss.

USD EUR GBP JPY CAD AUD NZD CHF
USD 0.51% 0.41% 0.56% 0.53% 0.24% 0.44% 1.10%
EUR -0.51% -0.10% 0.04% 0.03% -0.28% -0.07% 0.58%
GBP -0.41% 0.10% 0.17% 0.13% -0.17% 0.03% 0.69%
JPY -0.56% -0.04% -0.17% -0.01% -0.31% -0.11% 0.55%
CAD -0.53% -0.03% -0.13% 0.01% -0.30% -0.10% 0.56%
AUD -0.24% 0.28% 0.17% 0.31% 0.30% 0.20% 0.86%
NZD -0.44% 0.07% -0.03% 0.11% 0.10% -0.20% 0.66%
CHF -1.10% -0.58% -0.69% -0.55% -0.56% -0.86% -0.66%

Heat Map menunjukkan persentase perubahan mata uang utama terhadap satu sama lain. Mata uang dasar diambil dari kolom kiri, sedangkan mata uang pembanding diambil dari baris atas. Misalnya, jika Anda memilih Dolar AS dari kolom kiri dan berpindah sepanjang garis horizontal ke Yen Jepang, persentase perubahan yang ditampilkan dalam kotak akan mewakili USD (dasar)/JPY (pembanding).

Timur Tengah: Dinamika Pertumbuhan Perdagangan – Standard Chartered

Perdagangan Timur Tengah mengalami pertumbuhan yang signifikan, diprakirakan akan meningkat sebesar 15% dibandingkan 9% secara global dari tahun 2021 hingga 2024. Asia diperkirakan akan mendominasi koridor perdagangan ini, berkembang dari 0,9 triliun Dolar AS pada tahun 2024 menjadi 1,5 triliun Dolar AS pada tahun 2030
Read more Previous

USD/CAD Naik seiring Kuatnya PMI AS dan Turunnya Harga Minyak Membebani Loonie

Dolar Kanada (CAD) melanjutkan pelemahannya terhadap Dolar AS (USD) pada hari Senin, karena kekuatan Greenback yang baru dan harga minyak yang turun membebani Loonie yang terkait dengan komoditas. Pada saat berita ini ditulis, USD/CAD diperdagangkan di sekitar 1,3676, naik sekitar 0,44% pada hari ini
Read more Next